Langkah selanjutnya adalah menambahkan settingan ospf pada router mikrotik 1 pada menu routing -> ospf dan tambahkan interface, setting router id, serta tambahkan network. untuk pengertian dari masing masing settingan bisa di baca berikut ini :
Router ID : Router ID merupakan identifikasi unik untuk setiap router di dalam jaringan OSPF. Pada MikroTik, Router ID bisa ditentukan secara manual atau jika tidak ditentukan, Router ID akan diambil dari salah satu IP Address yang ada di interface dengan nilai tertinggi. Router ID sangat penting dalam proses penentuan DR (Designed Router) maupun BDR (Backup Designed Router)
Area : Jaringan OSPF dibagi menjadi area-area yang berbeda untuk mengurangi kompleksitas dan overhead routing. MikroTik memungkinkan pengguna untuk mengonfigurasi berbagai area OSPF sesuai kebutuhan jaringan.
Networks : Networks pada OSPF untuk meng-advertise atau meng-iklan-kan Network-Network yang terdapat pada Router ke jaringan OSPF. Setelah ditentukan, “networks” memberitahu router OSPF untuk mulai berkomunikasi dengan router lain dalam jaringan dan bertukar informasi routing.

Gambar 6.1: Menambahkan Interface Yang Mengarah Ke Router Lain

Gambar 6.2: Menambahkan Interface

Gambar 6.3: Merubah Router ID Default

Gambar 6.4: Merubah Router ID Default

Gambar 6.5: Advertise Network Ke Dalam Routing OSPF

Gambar 6.6: Advertise Network