Instalasi Linux Armbian Pada STB B860H V2

Konfigurasi ini membahas proses instalasi Linux Armbian CLI/Terminal pada STB B860H V2. Armbian adalah sistem operasi berbasis Linux yang dibuat khusus untuk single-board computers (SBC). Single-board computer (SBC) sendiri adalah komputer yang seluruh komponen utamanya, seperti prosesor, memori, dan penyimpanan, terpasang pada satu papan sirkuit tunggal. Contoh dari SBC adalah Set Top Box B860H.

Langkah Instalasi

1

Persiapan Awal

Sebelum memulai instalasi, pastikan alat & bahan berikut sudah dipersiapkan :

  • STB B860H v2 yang sudah unlock ROOT
  • ISO linux armbian Download ISO
  • MicroSD class 10 minimal 4 GB
  • Internet stabil via kabel LAN
  • Monitor / TV
  • Aplikasi wifiman & putty bisa digunakan jika tanpa menggunakan Monitor / TV
Gambar 1.1: Linux Debian
Gambar 1.2: Set Top Box B860H
2

Siapkan MicroSD Dan Aplikasi Bootable Untuk Burning ISO Armbian :

Langkah pertama adalah membuat bootable pada microsd dengan menggunakan aplikasi bootable yang biasa digunakan, misalnya disini menggunakan GNOME DISK :

Gambar 2.1: Ekstrak File ISO Armbian
Gambar 2.2: Membuat Bootable Pada Micro SD
3

Verifikasi File Bootable

Langkah selanjutnya adalah memverifikasi file hasil dari bootable. pastikan terdapat uEnv.txt, dtb, extlinux :

Gambar 3.1: Verifikasi File Bootable
4

Memasukan Micro SD Ke STB Dan Scan IP Address STB

Langkah selanjutnya adalah memasukan micro sd ke stb b860h dan nyalakan stb, serta gunakan perangkat tambahan seperti monitor / tv agar dapat melihat proses konfigurasi & instalasi armbian. jika tidak memiliki perangkat tambahan, anda bisa menggunakan aplikasi seperti putty (windows) atau terminal (linux) untuk meremote stb via ssh. sebelum meremote stb, kita harus mencari ip address dari stb tersebut dengan mengecek di router pada bagian dhcp client list atau menggunakan aplikasi wifiman :

Gambar 4.1: Mengecek IP Address STB Di Router
Gambar 4.2: Mengecek IP Address STB Di Aplikasi Wifiman
Gambar 4.3: Mengecek Port STB Di Aplikasi Wifiman
5

Meremote STB Dan Melengkapi Ketentuan Yang Diperlukan

Langkah selanjutnya adalah meremote stb menggunakan aplikasi putty (windows) atau terminal (linux) dengan mengisi ip address yang didapat sebelumnya, serta untuk login defaultnya menggunakan user root dan password 1234. setelahnya mengisi ketentuan yang diperlukan seperti memilih bash sebagai system command, mengisi password untuk root, mengisi ketentuan sesuai yang diperlukan seperti akun user, lokasi & bahasa :

Gambar 5.1: Remote STB Dengan Terminal
Gambar 5.2: Mengisi Ketentuan Yang Diperlukan
Gambar 5.3: Tampilan Setelah Mengisi Ketentuan
6

Update & Upgrade Sistem

Langkah selanjutnya adalah update & upgrade sistem agar repository menjadi paling update :

Gambar 6.1: Update Sistem

Commands :

apt update && upgrade -y
7

Mengecek Kondisi Hardware

Langkah selanjutnya adalah mengecek kondisi hardware. pastikan kernel terbaca, ram sesuai, ip address sesuai, serta storage terbaca dengan benar :

Gambar 7.1: Mengecek Kondisi Hardware

Commands :

uname -a
ip a
lsblk
8

Instalasi Armbian Ke EMMC

Langkah selanjutnya adalah menginstall armbian ke emmc. tentukan soc yang sesuai (b860h), pilih file system ext4 untuk root. setelah selesai memilih, pastikan ada tulisan success pada bagian akhir yang mengindikasikan telah berhasil install armbian ke emmc. selanjutnya mematikan stb dan copot micro sd untuk mengecek apakah telah berhasi menginstal ke emmc :

Gambar 8.1: Memilih SOC Yang Sesuai

Commands :

sudo armbian-install
Gambar 8.2: Memilih File System
Gambar 8.3: Mematikan STB Setelah Berhasil Install Ke EMMC

Commands :

sudo poweroff
9

Pengujian Booting STB Tanpa Micro SD

Langkah terakhir adalah menghidupkan STB tanpa microsd. jika berhasil booting dengan armbian, mengindikasikan bahwa instalasi ke emmc telah berhasil :

Gambar 9.1: Pengujian Menghidupkan STB Tanpa Microsd

Tips

Pastikan file image yang akan dibuat bootable sesuai dengan SOC STB.

Back